Rabu, 05 April 2017

TUGAS 2

Pengertian Analisis Perbandingan
          Analisis ini merupakan bagian dari analisis horisontal, yaitu suatu tehnik analis dengan cara memperbandingkan laporan keuangan untuk dua atau tiga periode.Laporan keuangan yang diperbandingkan untuk bebrapa periode dapat diketahui sifat dan tendensi perubahan yang terjadi dalam perusahaan tersebut.
           Agar laporan keuangan dapat dibandingkan dngan resiko kesalahan pengambilan keputusan yang sekecil-kecilnya maka yang harus dilakukan adalah ;
·                     Diperiksa terlebih dahulu tentang kewajaran dari laporan keuangan tersebut.
·                     Disusun secara seragam.
Untuk menyusun laporan keuangan komparatif, laporan keuangan tersebut harus diseragamkan lebih dulu.
Adanya laporan keuangan yang tidak sergam disebabkan karena :

1.                  Adanya keinginan khusus dari pimpinan perusahaan. Misal adanya keinginan dari pihak pimpinan bahwa hutang yang dimiliki seolah-olah sebagian besar merupakan hutang jangka panjang sedangkan hutang jangka pendeknya sedikit, hal tersebut akan memngaruhi gambaran dari laporan keuangan bahwa kalau hutang jangka pendeknya semakin sedikit maka posisi keuangan jangka pendeknya kelihatan baik.
2.                  Adanya perbedaan dalam penggunaan yang diharapkan dari laporan keuangan. misalnya: laporan keuanganyang disusun untuk kepentingan pemegang saham adalah lebih ringkas daripada laporan keuangan yang disusun untuk kepentingan pimpinan perusahaan sendiri.
3.                  Adanya perbedaan pendapat dalam menyusun laporan keuangan. misal : dalam penilaian persediaan ada yang menggunakan metode LIFO atau FIFO, begitu juga dalam penilaian penyusutan aktiva tetap ada yang menggunakan metode garis lurus (straight line method) atau dua kali metode saldo menurun (twice straight line on the declining balace method).

Tujuan Analisis Perbandingan 
           Tujuan analisa horisontal adalah untuk menentukan bagaimana setiap pos laporan keuangan berubah, mengapa pos-pos tersebut berubah, dan apaka perubahan tersebut menguntungkan ataukah tidak.


Fungsi dan Kegunaan Analisis Perbandingan
 
           Fungsi dan kegunaan analisis ini adalah :

·                     Untuk mengetahui perubahan masing-masing unsur laporan keuangan dalam beberapa periode.
·                     Sebagai dasar pembuatan perencanaan,kebijaksanaan, keputusan, serta tindakan operasional manajemen perusahaan pada periode yang akan datang.
   Langkah awal yang baik didalm melakukan analisis laporan keuangan adalah dengan menyajikan laporan keuangan secara komparatif, misalnya untuk dua atau tiga tahun atau lebih. Dengan penyajian laporan keuangan seperti ini akan adapat diperoleh gambaran mengenai pergerakan dan kecenderungan serta memberikan petunjuk yang berharga didal rangka memprediksi masa datang.
  Pembandingan laporan keuangan untuk dua atau tiga periode dapat dilakukan dengan menghitung perubahan dari tahun ketahun, baik dalam jumlah absolute (rupiah) maupun dengan prosentase.
  Didalam perbandingan laporan keuangan, perubahan baik dalam absolute (rupiah) maupun prosentase, keduanya harus dipertimbangkan. Hal ini disebabkan karena ukuran rupiah dari dasar yang berbeda, yang digunakan untuk menghitung perubahan prosentase dapat mengakibatkan perubahan prosentase yang besar, melebihi porsinya. Sebagai contoh, suatu perubahan sebesar 20% dari satu angka Rp 1 juta adalah jauh lebih tidak ada artinya dibandingkan dengan perubahan yang sama dari angka Rp 100 juta.

          Neraca yang diperbandingkan menunjukkan aktiva, hutang serta modal perusahaan pada dua tanggal atu lebih untuk satu perusahaan atau pada tanggal tertentu utnuk dua perusahaan yang berbeda. Dengan memperbandingkan neraca untuk dua atau lebih dakan dapat diketahui perubahan-perubahan yang terjadi.
        Perubahan-perubahan didalam neraca dalam suatu periode mngkin disebabkan ;

1.                  Laba atau rugi yang bersifat operasional maupun insedentil
2.                  Diperolehnya aktiva baru maupun adanya peruabahan bentuk aktiva
3.                  Timbulnya atau lunasnya hutang maupun adanya perubahan bentuk hutang yang satu ke bentuk hutang yang lain.
4.                  Pengeluaran atau pembayaran atau penarikan kembali modal saham (adanya penambhan atau pengurangan modal)
Dalam membuat perbandingan antara berbagi laporan keuangan biasanya aktiva tertentu seperti aktiva tidak berwujud (goodwill, hak patent, hak pengarang,dll) dan biaya yang ditangguhkan tidak diikutsertakan, karena sering tidak komparabel. Hal ini disebabkan masing-masing perusahaan mempunyai ciri-ciri khas mengenai aktiva tersebut.

Dalam membandingkan laporan keuangan dapat digunakan 2 jenis sumber data ;

·                     Mempergunakan laporan keuangan dari satu perusahaan untuk bebrapa tahun
·                     Membandingkan laporang keuangan dari beberapa perusahaan untuk tahun yang sama.misalnya tahun 2010 saja.
Langkah-langkah dalam menganalisis neraca :

1.                  Analisis terhadap perubahan jumlah totalnya (misalnya perubahan jumlah aktiva)
2.                  Analisis terhadap peruabhan subtotalnya (misalnya perubahan aktiva lancar, hutang lancar, aktiva tetap dan peruabahn subtotal lainnya)
3.                  Analisis terhadap peruabahan-perubahan yang terjadi di dalam masing-masing pos.
Laporan laba rugi yang diperbandingkan menunjukkan penghasilan, biaya, laba, atau rugi bersih dari hasil operasiperusahaan dalam dua periode atau lebih.

keuntungan utama diketahuinya kenaikkan atau penurunan adalah bahwa perubahan yang besar akan terlihat denganjelas, dan dapat segera diadakan penyelidikan atau analisis lebih lanjut dan menunjukkan sampai seberapa jauh perkembangan keadaan keuangan perusahaan dari hasil-hasil yang telah dicapai.

Dengan membandingkan atau menghubungakan antara perubahan yang satu dengan perubahan lainnya akan dapat ditarik kesimpulan megenai perubahan kondisi keuangan dan kinerja perusahaan.

Istilah Penting :
1. Analisis horisontal : 
 yaitu suatu tehnik analisis dengan cara memperbandingkan laporan keuangan untuk dua periode atau lebih
2. Data absolute
 : yaitu data yang dinyatakan dalam rupiah
3. Likuiditas :
 Kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban jangka pendek.
4. Perputaran Persediaan :
 berapa kali persediaan dalam satu tahun berputar.
5. Perputaran piutang :
 berapa kali piutang dalam setahun berputar atau berapa lama piutang berubah menjadi uang tunai.
6. Solvabilitas : 
 Yaitu kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban keuangan jangka pendek maupun jangka panjang apabila sewaktu-waktu perusahaan dibubarkan/ dilikuidir.


Soal dan Penyelesaian Perbandingan
Soal :
Laporan keuangan PT JAYA ABADI dalam dua tahun terakhir tampak sbb.:
                                                      NERACA
                                                 Per 31 Desember 2003 dan 2004
                                                                31 Des.  2003                       31 Des.  2004
AKTIVA:
Kas …………………………………………………….Rp.     200.000,00             Rp.    390.000,00
Surat-surat berharga ………………………… ..Rp.     150.000,00             Rp.    170.000,00
Piutang Dagang …………………………………..Rp..    580.000,00             Rp.    850.000,00
Persediaan ……………………………………….…Rp.     760.000,00             Rp.    900.000,00
Investasi Jk Panjang …………………………… Rp.     200.000,00             Rp.    190.000,00
Aktiva Tetap …………… …………………………Rp.  2.000.000,00              Rp. 2.000.000,00
Akum Peny. Aktiva Tetap                        (Rp.   200.000,00)            (Rp.    300.000,00)
Jumlah Aktiva                               Rp. 3.690.000,00               Rp. 4.200.000,00
KEWAJIBAN & MODAL:
Utang Lancar ………………………………..……Rp.    840.000,00              Rp.     900.000,00
Utang Jk. Panjang ………………………………Rp. 1.350.000,00               Rp.   1.550.000,00
Modal Saham Biasa (nom.Rp.1.000,00) . Rp. 1.000.000,00               Rp.  1.200.000,00
Laba Ditahan ……………………………..………Rp.    500.000,00               Rp.     550.000,00
Jumlah Kewajiban dan Modal ……. Rp. 3.690.000,00               Rp.   4.200.000,00






PERHITUNGAN  RUGI-LABA
     Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2003 dan 2004
                                                             31   Des.    2003                31  Des.      2004
Penjualan ……………………………………… Rp. 4.360.000,00                Rp.  4.720.000,00
Harga Pokok Penjualan ……………………(Rp. 2.460.000,00)             (Rp.  2.670.000,00)
Laba Kotor                                         Rp. 1.900.000,00               Rp.  2.050.000,00
Biaya Usaha ……………………………………(Rp. 1.440.000,00)             (Rp.  1.470.000,00)
Laba sebelum Bunga dan Pajak            Rp.   460.000,00                Rp.     580.000,00
Pendapatan Bunga ………………………… Rp.     20.000,00                 Rp.       19.000,00
Beban Bunga ……………………………..… (Rp.   135.000,00)              (Rp.     155.000,00)
Laba sebelum Pajak                           Rp.   345.000,00                 Rp.     444.000,00
Pajak (40%) ………………………………… (Rp.   138.000,00)               (Rp.     178.000,00)
Laba Bersih                                       Rp.   207.000,00                 Rp.     266.000,00
Diminta:
Buatlah analisis perbandingan laporan keuangan! Bagaimana kesimpulannya?

Penyelesaian:
– Pelajari menyeluruh  dan bila perlu menyusun kembali laporan  keuangan sesuai dengan SAK dan tujuan analisis.
PT. Jaya ABADI
NERACA
Per 31 Desember 2003 dan 2004


AKTIVA:                                31     Desember       2003            31         Desember       2004
Aktiva Lancar:
Kas ………………………………. Rp.     200.000,00                              Rp.  390.000,00
Surat-surat berharga ……… Rp.     150.000,00                              Rp.  170.000,00
Piutang Dagang ………………Rp.     580.000,00                              Rp.   850.000,00
Persediaan ……………………. Rp.     760.000,00                              Rp.   900.000,00
Jumlah Aktiva lancar …………………………………Rp.1.690.000,00                             Rp. 2.310.000,00
Investasi Jk Panjang:
Investasi Jk Panjang …………………………………Rp.   200.000,00                             Rp.    190.000,00
Aktiva Tetap:
Aktiva Tetap …………… …  Rp. 2.000.000,00                                Rp. 2.000.000,00
Akum Peny. Aktiva Tetap(Rp.    200.000,00)                              (Rp.    300.000,00)
Nilai buku  Aktiva tetap ………………………….Rp.1.800.000,00                              Rp. 1.700.000,00
Total  Aktiva ……………………………….…………..Rp.3.690.000,00                              Rp. 4.200.000,00
KEWAJIBAN & MODAL:
Utang Lancar:
Utang Lancar ………………………………..………. Rp.    840.000,00                            Rp.     900.000,00
Utang Jk Panjang:
Utang Jk. Panjang ……………………………………Rp. 1.350.000,00                            Rp.  1.550.000,00
Modal:
Modal Saham Biasa .……… Rp. 1.000.000,00                              Rp. 1.200.000,00
Laba Ditahan…..……………..Rp.    500.000,00                              Rp.    550.000,00
Jumlah Modal ………………………………………… Rp.1.500.000,00                              Rp.  1.750.000,00       
Total Kewajiban dan Modal ……………………… Rp.3.690.000,00                             Rp.   4.200.000,00


PT. Jaya ABADI
PERHITUNGAN  RUGI-LABA
Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2003 dan  2004
                                                                        2003                              2004
Penjualan ………………………………………… Rp. 4.360.000,00              Rp. 4.720.000,00
Harga Pokok Penjualan ……………………  (Rp. 2.460.000,00)           (Rp. 2.670.000,00)
Laba Kotor                                          Rp. 1.900.000,00              Rp. 2.050.000,00
Biaya Usaha …………………………………… (Rp. 1.440.000,00)            (Rp. 1.470.000,00)
Laba sebelum Bunga dan Pajak             Rp.    460.000,00              Rp.    580.000,00
Pendapatan Bunga …………………………… Rp.     20.000,00              Rp.      19.000,00
Beban Bunga ……………………………..…… (Rp.   135.000,00)            (Rp.   155.000,00)
Laba sebelum Pajak                             Rp.   345.000,00               Rp.    444.000,00
Pajak (40%) …………………………………   (Rp.   138.000,00)             (Rp.   178.000,00)      
Laba Bersih                                         Rp.   207.000,00              Rp.    266.000,00






Adakan perhitungan analisis perubahan (naik atau turun) terhadap pos-pos akun
Analisis Perbandingan Neraca:

2003

2004
Perubahan
Rp.
%
AKTIVA:
Aktiva Lancar:
Kas
Surat-surat berharga
Piutang Dagang
Persediaan
Jumlah Aktiva lancar
Investasi Jk Panjang
Aktiva Tetap
Ak.Pny. Aktiva Tetap
Nilai Bk Aktiva tetap
Rp.   200.000,00
Rp.   150.000,00
Rp.   580.000,00
Rp.   760.000,00
Rp.1.690.000,00
Rp.   200.000,00
Rp. 2.000.000,00
(Rp.  200.000,00)
Rp.1.800.000,00
Rp.    390.000,00
Rp.   170.000,00
Rp.   850.000,00
Rp.   900.000,00
Rp.2.310.000,00

Rp.    190.000,00
Rp. 2.000.000,00
(Rp.  300.000,00)
Rp. 1.700.000,00
Rp.  190.000,00
Rp.    20.000,00
Rp.  270.000,00
Rp.  140.000,00
Rp.  620.000,00
Rp.    10.000,00*
——
(Rp. 100.000,00)
 Rp. 100.000,00*
95
13
47
18
37
5*
—
50
6*
Jumlah Aktiva
Rp.3.690.000,00
Rp. 4.200.000,00
 Rp.  510.000,00
14
KWAJIBAN & MODAL:
Utang Lancar
Utang Jk. Panjang
Modal Saham Biasa
Laba Ditahan
Rp.    840.000,00
Rp. 1.350.000,00
Rp. 1.000.000,00
Rp.    500.000,00
Rp.   900.000,00
Rp. 1.550.000,00
Rp. 1.200.000,00
Rp.   550.000,00
Rp.    60.000,00
Rp.  200.000,00
Rp.  200.000,00
Rp.    50.000,00
7
15
20
10
Jml Kwajiban & Modal
Rp. 3.690.000,00
Rp. 4.200.000,00
Rp.  510.000,00
14
Analisis Perbandingan Laba-Rugi:

2003

2004
Perubahan
Rp.
%
Penjualan
Harga Pokok Penjualan
Laba Kotor
Biaya Usaha
Laba sblm Bunga & Pajak
Pendapatan Bunga
Beban Bunga
Laba sebelum Pajak
Pajak (40%)
Laba Bersih
 Rp. 4.360.000,00
(Rp. 2.460.000,00)
Rp. 1.900.000,00
(Rp. 1.440.000,00
Rp.    460.000,00
Rp.     20.000,00
(Rp.   135.000,00
Rp.   345.000,00
(Rp.   138.000,00)
 Rp.   207.000,00
 Rp. 4.720.000,00
(Rp. 2.670.000,00)
 Rp. 2.050.000,00
(Rp. 1.470.000,00)
Rp.    580.000,00
Rp.      19.000,00
(Rp.   155.000,00)
Rp.    444.000,00
(Rp.   178.000,00)
 Rp.    266.000,00
Rp. 360.000,00
Rp. 210.000,00
Rp.150.000,00
Rp.  30.000,00
Rp.120.000,00
Rp.   1.000,00*
Rp.  20.000,00
Rp.  99.000,00
Rp.  40.000,00
Rp.  59.000,00
8,3
8,5
7,9
2,1
26,1
5*
(14,8)
28,7
29
28,5

–  Interpretasi hasil analisis perbandingan.
Perbandingan Neraca:
Terdapat kenaikan Aktiva Rp.510.000,00 (Aktiva lancar naik Rp.620.000,00; Invest Jk Panjang turunRp.10.000,00; dan Aktiva tetap turun krn penyusutan sebesar Rp.100.000,00. Kenaikan aktiva ini disebabkan adanya kenaikan Kwajiban & Modal sebesar Rp.510.000,00 ( kenaikan Utang lancar; Utang Jk Panjang; Modal ; dan Laba masing-masing sebesar Rp.60.000,00; Rp. 200.000,00; Rp.  200.000,00; dan Rp.50.000,00
Perbandingan Laba Rugi:
Ada kenaikan Laba bersih Rp.59.000,00. Kenaikan ini disebabkan oleh kenaikan PenjualanRp.360.000,00 yang diikuti kenaikan HPP Rp.210.000,00 sehingga Laba kotor naik Rp.150.000,00. Dst. dst.

SUMBER :



Sabtu, 11 Maret 2017

LATIHAN 1 Tujuan dan Rasio Laporan Keuangan?

TUJUAN DAN RASIO LAPORAN KEUANGAN?

Analisis rasio adalah suatu angka yang menunjukkan hubungan antara unsur – unsur dalam laporan keuangan. Hubungan tersebut dinyatakan dalam bentuk matematis yang sederhana (Arief Sugiyono, 2009:64).

James C Van Horne dikutip dari kasmir (2008:104) :  definisi rasio keuangan merupakan indeks yang menghubungkan dua angka akuntansi dan diperoleh dengan membagi satu angka dengan angka lainnya.   
Pada umumnya rasio keuangan bermacam-macam tergantung kepada kepentingan dan penggunaannya, begitu pula  perbedaan jenis perusahaan juga dapat menimbulkan perbedaan rasio-rasionya. 

Dalam analisis rasio keuangan, ada dua jenis perbandingan yang digunakan yaitu  :
  1. Perbandingan internal yaitu membandingkan rasio saat ini dengan rasio masa lalu dan rasio yang akan datang dari perusahaan yang sama. Jika rasio keuangan ini diurutkan dalam jangka waktu beberapa tahun atau periode, pemakai dapat melihat kecenderungan rasio keuangan, apakah mengalami penurunan atau peningkatan, yang menunjukkan kinerja dan kondisi keuangan perusahaan.
  2. perbandingan eksternal adalah membandingkan rasio keuangan perusahaan dengan rasio perusahaan lain yang sejenis atau dengan rata-rata industri pada titik yang sama. Perbandingan ini memberikan pemahaman yang mendalam tentang kondisi dan kinerja perusahaan relative dan membantu mengidentifikasi penyimpangan dari rata-rata atau standar industri (Darsono dan Ashari, 2009: 51).

Jenis-Jenis Rasio Keuangan  
Menurut Rahardjo (2007 : 104) rasio keuangan perusahaan diklasifikasikan menjadi lima kelompok, yaitu :  
  • Rasio Likuiditas (liquidity ratios), yang menunjukkan kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendek.  
  • Rasio Solvabilitas (leverage atau solvency ratios), yang menunjukkan kemampuan perusahaan untuk memenuhi seluruh kewajibannya baik jangka pendek maupun jangka panjang.  
  • Rasio Aktivitas (activity ratios), yang menunjukkan tingkat efektifitas penggunaan aktiva atau kekayaan perusahaan.  
  • Rasio Profitabilitas dan Rentabilitas (profitability ratios), yang menunjukka tingkat imbalan atau perolehan (keuntungan) dibanding penjualan atau aktiva. 
  • Rasio Investasi (investment ratios), yang menunjukkan rasio investasi dalam surat berharga atau efek, khususnya saham dan obligasi. 

tujuan dan manfaat bagi berbagai pihak dengan adanya analisis laporan keuangan, yaitu :  
  • Untuk mengetahui  posisi keuangan perusahaan dalam satu periode tertentu, baik harta, kewajiban, modal, maupun hasil usaha yang telah dicapai untuk beberapa periode. 
  • Untuk mengetahui kelemahan-kelemahan apa saja yang menjadi kekurangan perusahaan. 
  • Untuk mengetahui kekuatan-kekuatan yang dimiliki. 
  • Untuk mengetahui langkah-langkah perbaikan apa saja yang pelu dilakukan ke depan yang berkaitan dengan posisi keuangan perusahaan saat ini. 
  • Untuk melakukan penilaian kinerja manajemen ke depan apakah perlu penyegaran atau tidak karena sudah dianggap berhasil atau gagal. 
  • Dapat juga digunakan sebagai pembandingan dengan perusahaan sejenis tentang hasil yang mereka capai.  
Keuanggulan disbanding teknik analisis lainnya. Keuanggulan tersebut seperti diuraikan oleh Sofyan Syafii Harahap (1998 : 298) antara lain :
  1. Rasio merupakan angka-angka dan ikhtisar statistic yang lebih mudah dibaca dan ditafsirkan.
  2. Merupakan pengganti yang lebih sederhana dari informasi yang disajikan laporan keuangan yang sangat rinci dan rumit.
  3. Mengetahui posisi perusahaan di tengah industri lain
  4. Sangat bermanfaat untuk bahan dalam mengisi model-model pengambilan keputusan dan model prediksi.
  5. Menstandarisir ukuran perusahaan
  6. Lebih mudah memperbandingkan perusahaandengan perusahaan lain atau melihat perkembangan perusahaan secara periodic atau time series.
  7. Lebih mudah melihat trend perusahaan serta melakukan prediksi di masa yang akan datang.

Adapun keterbatasan analisis rasio menurut Sofyan Syofii Harahap (1998 : 298) ini antara lain :
  1. Kesulitan dalam memilih rasio yang tepat yang dapat digunakan untuk kepentingan pemakainya
  2. Keterbatasan yang dimiliki laporan keuangan juga menjadi keterbatasan analisis ini seperti :
  3. Bahan perhitungan rasio atau laporan keuangan itu banyak mengandung taksiran yang dapat dinilai biasa atau objektif.
  4. Nilai yang terkandung dalam laporan keuangan dari rasio adalah nilai perolehan ( cost ) bukan harga pasar.
  5. Klasifikasi dalam laporan keuangan bisa berdampak pada angka rasio.
  6. Metode pencatatan yang tergambar dalam standar akuntansi bisa diterapkan berbeda oleh perusahaan yang berbeda.
  7. Jika data untuk menghitung rasio tidak tersedia maka akan menimbulkan kesulitan menghitung rasio.
  8. Jika data yang tersedia tidak sinkron maka akan kesulitan dalam menghitung rasio.
  9. Jika dua atau lebih perusahaan dibandingkan teknik dan metode yang digunakan berbeda maka perbandingan dapat menimbulakn kesalahan.



SUMBER :
http://ekonomi.kabo.biz/2012/01/analisis-rasio-keuangan.html
http://www.landasanteori.com/2015/07/pengertian-analisis-rasio-keuangan-dan.html

TUGAS 1 Apa Itu Analisis Laporan Keuangan?

APA ITU ANALISIS LAPORAN KEUANGAN ?

Menurut Wild, dalam Analisis Laporan Keuangan (2005,3) mendefenisikan Analisis Laporan Keuangan sebagai berikut :  
“Analisis laporan keuangan (financial statement analysis) adalah aplikasi dari alat dan teknik analisis untuk laporan keuangan bertujuan umum dan data-data yang berkaitan untuk menghasilkan estimasi dan kesimpulan yang bermanfaat dalam analisis bisnis”  

Menurut Bernstein (1983 : 3):
“Analisis laporan keuangan mencakup penerapan metode dan teknik analisis untuk laporan keuangan dan data lainnya untuk melihat dari laporan itu ukuran-ukuran dan hubungan tertentu yang sangat berguna dalam pengambilan keputusan”  

Laporan Keuangan adalah laporan pertanggungjawaban menajer atau pimpinan perusahaan atas pengelolaan perusahaan yang dipercayakan kepada pihak-pihak yang berkepentingan (stakeholder) terhadap perusahaan, yaitu pemilik perusahaan (pemegang  saham), pemerintah (instansi pajak), kreditor (Bank atau Lembaga Keuangan), maupun pihak yang berkepingan lainnya. 



Menurut Kasmir (2008 : 68) ada 6 tujuan dan manfaat bagi berbagai pihak dengan adanya analisis laporan keuangan, yaitu :  
  • Untuk mengetahui  posisi keuangan perusahaan dalam satu periode tertentu, baik harta, kewajiban, modal, maupun hasil usaha yang telah dicapai untuk beberapa periode. 
  • Untuk mengetahui kelemahan-kelemahan apa saja yang menjadi kekurangan perusahaan. 
  • Untuk mengetahui kekuatan-kekuatan yang dimiliki. 
  • Untuk mengetahui langkah-langkah perbaikan apa saja yang pelu dilakukan ke depan yang berkaitan dengan posisi keuangan perusahaan saat ini. 
  • Untuk melakukan penilaian kinerja manajemen ke depan apakah perlu penyegaran atau tidak karena sudah dianggap berhasil atau gagal. 
  • Dapat juga digunakan sebagai pembandingan dengan perusahaan sejenis tentang hasil yang mereka capai.  
Menurut Kasmir (2008 : 28) dalam praktiknya, secara umum ada 5 macam jenis laporan keuangan yang biasa disusun, yaitu :
a.  Neraca  
Neraca (balance sheet) merupakan laporan yang menunjukkan posisi keuangan perusahaan pada tanggal tertentu. Artinya dari posisi keuanagan dimaksudkan adalah posisi jumlah dan jenis aktiva (harta) dan pasiva (kewajiban dan ekuitas) suatu perusahaan. 

b.  Laporan Laba Rugi 
Laporan  laba rugi (income statement) merupakan laporan keuangan yang menggambarkan hasil usaha perusahaan dalam suatu periode tertentu. Di dalam laporan laba rugi ini tergambar jumlah pendapatan dan sumber-sumber pendapatan yang diperoleh. Kemudian, juga tergambar  jumlah biaya dan jenis biaya yang dikeluarkan selama periode tertentu. Dari jumlah pendapatan dan jumlah biaya ini terdapat selisih yang disebut laba atau rugi.  

c.  Laporan Perubahan Modal 
Laporan perubahan modal merupakan laporan yang berisi jumlah dan jenis modal yang dimiliki pada saat ini. Kemudian, laporan ini juga menjelaskan perubahan modal dan sebab-sebab terjadinya perubahan modal di perusahaan.  

d.  Laporan Arus Kas 
Laporan arus kas merupakan laporan yang menunjukkan semua aspek yang berkaitan dengan kegiatan perusahaan, baik yang berpengaruh langsung atau tidak langsung terhadap kas. Laporan kas terdiri arus kas masuk (cash in) dan arus kas keluar (cash out) selama periode tertentu. Kas masuk terdiri dari uang yang masuk keperusahaan, seperti hasil penjualan atau penerimaan lainnya, sedangkan kas keluar merupakan sejumlah jumlah pengeluaran dan jenis-jenis pengeluarannya seperti pembayaran biaya operasional perusahaan. 

e.  Laporan Cacatan atas Laporan Keuangan 

Laporan cacatan atas laporan keuangan merupakan laporan yang memberikan informas apabila ada laporan keuangan yang memerlukan penjelasan tertentu. Artinya terkadang ada komponen atau nilai dalam laporan keungan yang perlu diberi penjelasan terlebih dulu sehingga jelas.  

Secara umum laporan keuangan bertujuan untuk memberikan informasi keuangan suatu perusahaan, baik pada saat tertentu maupun pada periode tertentu. Menurut Kasmir (2008 : 11) terdapat 8 tujuan pembuatan atau penyusunan laporan keuangan, yaitu :  
  1. Memberikan informasi tentang jenis dan jumlah aktiva (harta) yang dimiliki perusahaan pada saat ini. 
  2. Memberikan infromasi tentang jenis dan jumlah kewajiban dan modal yang dimiliki perusahaan pada saat ini. 
  3. Memberikan informasi tentang jenis dan jumlah pendapatan yang diperoleh pada suatu periode tertentu. 
  4. Memberikan informasi tentang jumlah biaya dan jenis biaya yang dikeluarkan perusahaan dalam suatu periode tertentu.  
  5. Memberikan informasi tentang perubahan-perubahan yang terjadi terhadap aktiva, pasiva, dan modal perusahaan. 
  6. Memberikan informasi tentang kinerja manajemen perusahaan dalam suatu periode. 
  7. Memberikan informasi tentang catatan-catatan atas laporan keuangan. 
  8. Informasi keuangan lainnya.  

SUMBER :
http://www.landasanteori.com/2015/07/pengertian-analisi-laporan-keuangan.html
http://www.landasanteori.com/2015/07/jenis-laporan-keuangan-tujuan-dan-sifat.html

Jumat, 16 Desember 2016

TUGAS KELOMPOK SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PERTEMUAN KE-3

Pada Umumnya komputer terdiri dari beberapa komponen-komponen perangkat keras yang saling terkait/bekerja sama untuk membentuk sebuah sistem. komponen-komponen ini memiliki tugasnya masing-masing. Apabila salah satu komponen tidak bekerja dengan semestinya.. maka akan berpengaruh terhadap kinerja dalam suatu sistem komputer. sebenarnya ada beberapa fungsi dari komponen perangkat keras :

Input Device
Proses Device
Ouput Device
Backing Storage
dan Periferal
Perangkat masukan atau input device adalah perangkat keras yang berguna untuk memasukkan data atau perintah ke dalam komputer. Alat input tidak bisa bekerja tanpa adanya software atau perangkat lunak. Ada dua jenis perangkat masukan yaitu peralatan input langsung (langsung diproses. Contoh: keyboard dan mouse) dan peralatan input tidak langsung (harus melalui media tertentu. Contoh: harddisk dan flashdisk). Berikut adalah beberapa macam perangkat masukan komputer lengkap dengan gambar.

Keyboard


Keyboard (papan ketik) adalah alat input yang berfungsi untuk memasukkan huruf, angka, karakter khusus serta sebagai media bagi user (pengguna) untuk melakukan perintah-perintah lainnya yang diperlukan.

Mouse


Mouse (tetikus) adalah sebuah perangkat masukan yang berfungsi untuk memindahkan pointer atau kursor secara cepat serta mengatur posisi kursor di layar

Webcam


Webcam adalah perangkat keras berupa kamera kecil yang biasa ditempatkan di atas monitor/LCD. Fungsi webcam adalah untuk melakukan video call (panggilan video) dan bahkan juga dapat digunakan untuk ber-selfie di depan komputer. Hampir setiap laptop keluaran saat ini telah memiliki web cam.

Barcode Scanner


Barcode scanner adalah alat yang berupa gagangan dan berisi laser berwarna merah untuk memindai barcode. Fungsinya adalah untuk memindai barcode. Barcode adalah kode garis-garis yang biasa terdapat di kemasan sebuah produk swalayan atau gudang perusahaan. Tujuannya adalah untuk mempermudah kasir menghitung total belanjaan dan mempermudah karyawan untuk mengecek isi gudang.

Joystick


Joystick adalah alat masukan yang digunakan untuk memasukan perintah untuk menggerakan permainan pada komputer.



Mikrofon


Microphone adalah perangkat keras yang dapat mengubah suara analog menjadi suara digital. Fungsi mikrofon adalah untuk merekam suara. Alat ini biasa digunakan saat konferensi atau saat melakukan video call.

Pemindai Sidik Jari


Pemindai sidik jari atau fingerprint scanner adalah perangkat keras yang dapat memindai sidik jari dan menampilkannya di komputer. Pemindai sidik jari biasanya berfungsi sebagai alat pengaman komputer atau sebagai salah satu mesin absensi.

Kinect


Kinect adalah salah satu merek dagang Microsoft berupa sensor gerakan. Bentuknya mirip seperti webcam namun memiliki fungsi yang lebih canggih lagi. Perangkat ini biasa digunakan untuk bermain game.

Flashdisk/CD ROM/DVD ROM/Harddisk External


Perangkat penyimpanan diatas merupakan perangkat masukan tidak langsung. Fungsinya sebagai perangkat masukan adalah untuk memasukan data ke komputer. Data ini tidak dapat langsung digunakan tanpa software tertentu.

CD (Compact Disk)


CD (Compact Disk) adalah perangkat yang digunakan sebagai media penyimpanan dan pembacaan data menggunakan sistem optik yang terbuat dari bahan plastik.



Touchpad


Touchpad adalah sebuah alat penunjuk yang menampilkan sensor pada permukaan khusus yang dapat menerjemahkan gerakan dan jari-jari pengguna (user) ke posisi yang di inginkan pada layar monitor. Touchpad ini hanya dapat ditemukan pada laptop dan notebook dan cara kerjanya hampir sama dengan mouse.

Scanner


Scanner adalah alat input yang mempunyai fungsi hampir mirip dengan mesin fotocopy. Scanner berfungsi untuk mengopi atau menyalin gambar atau teks yang kemudian disimpan dalam memori komputer. Scanner sebenarnya terbagi atas beberapa jenis menurut fungsinya. ada yang berfungsi memindai tulisan dan menyimpannya dalam format teks, ada yang berfungsi untuk memindai dan menyimpan dalam format picture, ada pula yang berfungsi utuk memindai warna hitam seperti yang dilakukan alat periksa kertas ujian.

Track ball


Track ball digunakan untuk menyimulasikan pergerakan vertikal mouse, sehingga pengguna tidak perlu menggerakkan mouse berulang kali untuk dapat menaikkan atau menurunkan layar



Sumber:

http://wendyandriyan.blogspot.co.id/2015/01/macam-macam-perangkat-input-device.html

http://hedisasrawan.blogspot.co.id/2015/05/10-macam-input-device-perangkat-masukan.html

http://blogteknologiinformasikomunikasi.blogspot.co.id/2010/12/alat-input-dan-output-komputer.html



Tugas ini diposting untuk memenuhi keperluan tugas mata kuliah Soft Skill dengan tipe tugas kelompok dengan rincian sebagai berikut:

Daftar Anggota Kelompok:

Diah Putri Sani (42214960)
Diah Sulistiyanti (42214964)
Elin Zanuar S. (43214496)
Hesti Kumala Sari (44214970)
Rafika Paramita Riztanto (48214747)
Kelas: 3DA02

Mata Kuliah: Sistem Informasi Manajemen

Dosen: Deasy Indayanti, SKOM.MMSI

Kamis, 03 November 2016

TUGAS KELOMPOK (KAI ACCESS, TEROBOSAN MOBILE OLEH PT. KAI)

Nama Kelompok :
1. Diah Putri Sani (42214960)
2. Diah Sulistiyanti (42214964)
3. Elin Zanuar S. (43214496)
4. Hesti Kumala Sari (44214970)
5. Rafika Paramita Riztanto (48214747)

Kelas : 3DA02

Tugas : Sistem Informasi Manajemen
TUGAS KELOMPOK SOFTSKILL PERTEMUAN KE-2

KAI ACCESS, TEROBOSAN MOBILE OLEH PT. KAI
Sejarah perkereta apian dimulai di Indonesia sejak zaman pendudukan Belanda tepatnya dimulai sejak tahun 1867 dan perjalanan kereta pertama adalah dari Semarang-Tanggung. Di Indonesia, hanya terdapat satu perusahaan yang menyediakan jasa transportasi kereta api yang dimiliki oleh pemerintah, yaitu PT. Kereta Api Indonesia (PT. KAI) yang dahulu bernama Djawatan Kereta Api (DKA)
Pada awalnya, kereta yang dioperasikan hanya kereta batu bara, namun seiring perkembangan zaman yang saat ini sedang memasuki era digital, kereta api pun tidak lagi menggunakan mesin uap dan batu bara, tapi menggunakan mesin berbahan bakar diesel dan kereta yang dijalankan dengan aliran listrik atau yang akrab di telinga masyarakat sebagai Kereta Api Listrik (KRL)
Menurut data Badan Pusat Statistik, jumlah pengguna kereta api sampai dengan Desember tahun 2015 berjumlah 325.945, pada tahun 2014, jumlah pengguna kereta api sejumlah 277.508. Artinya terjadi peningkatan pengguna kereta api sejumlah 48.437 pengguna.
Melihat peningkatan jumlah pengguna kereta api yang masih terjadi dan melihat pengguna perangkat perangkat pintar yang menjamur di Indonesia, PT. KAI meluncurkan aplikasi seluler yang melayani pengguna android dan IOS. Aplikasi ini bisa diunduh gratis di PlayStore dan AppStore dan bisa langsung dipakai setelah diunduh. Dengan aplikasi ini, pengguna kereta api dapat memesan tiket, melakukan boarding, melihat dan peta perjalanan lebih mudah. 
Aplikasi ini telah diluncurkan pada tanggal 26 July 2013 dengan nama "Official Mobile Application Kereta Api Indonesia" (Kereta Api Indonesia Access). Aplikasi ini menghadirkan kemudahan-kemudahan yang diharapkan oleh masyarakat. Dengan adanya aplikasi ini, masyarakat tidak perlu lagi pergi dan mengantri di loket untuk membeli Tiket, dan tentu saja terbebas dari calo.

Kemudahan - kemudahan yang di dapat antara lain adalah:
1.      Cukup melakukan pembayaran di channel yang telah disediakan.
2.      Setelah tiket terbayarkan, cukup menunjukan bukti lunas di menu kode booking dan anda bisa mendapatkan tiket.
3.      Maksimal pemesanan sampai 3 bulan sebelum waktu keberangkatan.
4.      Minimal pemesanan sampai 10 jam sebelum kereta berangkat.

Jumlah pemesanan maksimal 4 (empat) Penumpang. Penumpang dapat disimpan pada deviceuntuk mempermudah pemesanan berikutnya
1.      Integrasi dengan calendar device, sehingga mengingatkan calon penumpang kapan akan berangkat.
2.      Dapat memilih Seat.
3.      Dapat melihat history pemesanan sebelumnya.
4.      Memiliki Maps yang dapat menunjukan dimana stasiun terdekat.
  
Dan layanan yang diberikan mencakup seluruh kelas dalam argo kereta api, meliputi Eksekutif, Bisnis, hingga Ekonomi. Adapun fitur-fitur yang diberikan pada aplikasi ini antara lain adalah Booking Ticket, Schedule, Booking Check, History, Profile, News, Map, dan About.

1.      Booking Ticket
Pemesanan tiket paling mudah yang bisa dilakukan di rumah sehingga pemesanan tiket yang sudah terjadwalkan sebelumnya dapat dipesan dengan lebih mudah. Jadwal yang dikeluarkan ONLINE REAL TIME dari server Kereta Api Indonesia sendiri. 

2.      Schedule
Tidak jauh berbeda dengan fitur Booking Ticket, hanya saja proses pemesanan dilakukan tanpa mengisikan jumlah penumpang alias melihat jadwal lebih dulu. Jumlah penumpang diisikan setelah calon penumpang memilih Kereta Api dan bisa juga jika hanya sekedar mencari jadwal. 

3.      Booking Check
Berfungsi untuk menjadi bukti pembayaran yang sah untuk ditunjukkan ke loket. Caranya adalah dengan memasukan kode booking atau kode pembayaran yang telah terbayarkan pada aplikasi ini dan Anda akan langsung mendapatkan tiket. 

4.      History
Semua pemesanan yang sudah dilakukan sebelumnya akan tercatat pada device anda, sehingga anda tidak akan lupa tentang pemesanan tiket anda. Kode booking, relasi stasiun, jadwal berangkat, daftar penumpang, semua sudah tercatat pada fitur history. 


5.      Maps Stasiun
Dengan fitur ini, Anda akan mendapat daftar peta lokasi stasiun. Peta sudah terintegrasi dengan GPS device anda, jadi anda cukup mengikuti petunjuk jalan yang ada pada peta, dan anda akan sampai di stasiun. 

6.      News
Menghadirkan berita-berita official dari PT. Kereta Api Indonesia (PERSERO) yang membuat anda tidak ketinggalan mengenai berita tentang perkeretaapian di indonesia selama sepuluh hari ke belakang. Banner Promo juga memudahkan anda dalam mengetahui berita tentang promo-promo yang dilakukan oleh kereta api. 

7.      Profil
Dengan fitur ini, Anda tidak perlu lagi mengisi biodata berulang kali ketika akan berangkat menggunakan kereta api karena profil anda, meliputi nama, no. ID, No HP, alamat, jenis kelamin, tanggal lahir, sudah disimpan pada device. Aplikasi dapat menyimpan data profil sampai dengan 4 penumpang sehingga tidak perlu repot mengisi biodata keluarga anda. Setelah data tersimpan, cukup beberapa kali sentuh dan anda sekeluarga sudah bisa mendapatkan tiket kereta api. 

8.      About
Fitur ini berisikan informasi seputaran PT. Kereta Api Indonesia (persero), Informasi pembayaran dan Account Social Networking PT. Kereta Api Indonesia (persero).
Dengan mengunduh aplikasi KAI Access di handphone menjadikan loket serasa digenggaman, seperti slogannya ‘beli tiket semudah update status’ merupakan salah satu campaign PT. KAI dalam program beli tiket itu mudah. Prosesnya yang cepat dan mudah bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja.
Cara mengaktifkan akun di aplikasi KAI Access juga sangat mudah. Bagi pengguna yang belum memiliki akun di KAI Access yaitu dengan melakukan registrasi, masukkan identitas diri seperti nama, identitas lengkap, no. handphone, email, dan password. No. handphone dan email bertujuan untuk melakukan verifikasi apakah aplikasi tersebut sudah benar diunduh dengan identitas yang didaftarkan. Apabila verifikasi telah berhasil maka aplikasi tersebut dapat langsung digunakan. Peluncuran aplikasi ini akan di lakukan pada 4 September 2014 di Pintu Barat Stasiun Gambir Jakarta, pukul 16.00.

SUMBER:
http://apps.kereta-api.co.id/
https://www.kereta-api.co.id/?_it8tnz=Mg==&_8dnts=ZGV0YWls&_4zph=MTE=&_24nd=Mzcx

 http://metro.news.viva.co.id/news/read/535239-pt-kai-luncurkan-aplikasi-kai-access

TUGAS 4

Biaya modal adalah sebuah konsep dinamis yang dipengaruhi oleh bermacam-macam faktor ekonomi dan perusahaan. Struktur dasar dari biaya modal...